Pada artikel kali ini akan membahas mengenai bagaimana memahami konsep self worth. Ada banyak istilah untuk menggambarkan bagaimana perasaan tentang diri sendiri.
Bagaimana berpikir tentang diri sendiri, dan bagaimana bertindak terhadap diri sendiri.
Memahami Konsep Self Worth
Self-worth merupakan sebuah perasaan untuk mengasihi diri sendiri dan percaya bahwa layak dicintai.
Ini merupakan salah satu aspek krusial dalam kehidupan yang memengaruhi cara seseorang melihat serta menghargai dirinya sendiri.
Self-worth juga bermakna memberi diri sendiri rasa hormat, penghargaan, dan pengertian yang seperti yang diberikan untuk orang lain.
Memperkuat self worth menjadi kunci untuk mencapai kebahagiaan serta kepuasan hidup.
Rendahnya self-worth menjadi penyebab dari kesulitan yang sedang dialami dalam hidup, baik itu kesulitan finansial, fisik, serta sebagainya.
Self-worth berupa pengetahuan yang mendalam bahwa seseorang itu berharga, dapat dicintai, serta punya nilai penting dalam kehidupan ini.
Hal ini mengakui bahwa “lebih besar” dari semua hal atau syarat diluar kontrol.
Ketika seseorang mempunyai self worth yang tinggi, mereka cenderung menghasilkan keputusan yang lebih baik.
Memutuskan batasan yang sehat, dan tidak simpel terpengaruh oleh pendapat negatif orang lain.
Singkatnya, kata ini memiliki makna harga diri.
Orang dengan self worth positif cenderung memiliki rasa percaya diri dan harga diri yang lebih tinggi.
Kebalikannya, orang yang memiliki harga diri rendah umumnya suka menghakimi diri sendiri, mempunyai pandangan rendah terhadap dirinya sendiri, serta terlalu fokus pada kekurangan.
Penting untuk mempunyai self worth, karena hal itu memengaruhi semua yang dilakukan.
Mulai dari hubungan dengan orang lain, cara bekerja, perasaan terhadap diri sendiri, serta cara orang lain memandang.
Self worth berasal diri sendiri. Seperti pikiran, perasaan, dan sikap terkait erat dengan cara memandang harga diri serta nilai sebagai manusia.
Berbagai Aspek yang Mempengaruhi Self Worth
Berdasarkan teori psikologi, self worth sebagian besar ditentukan oleh kemampuan yang dinilai sendiri dan kinerja pada satu atau lebih untuk aktivitas yang berharga.
Namun, orang-orang umumnya menggunakan tolok ukur lain untuk mengukur self worth masing-masing.
Terdapat 5 aspek primer yang biasanya digunakan orang untuk mengukur dan membandingkan harga diri mereka dengan orang lain.
Biasanya yaitu :
- Kekayaan
- Penampilan
- Jenjang Karir
- Lingkup Sosial
- Pencapaian
Terdapat beberapa tolok ukur untuk mengetahui sudah setinggi apa self worth disadari dan dilakukan oleh seseorang. Tolok ukur ini dapat berupa pertanyaan-pertanyaan yang ditujukan untuk diri sendiri.
Misalnya yaitu :
- Istilah apa yang akan digunakan untuk mendeskripsikan diri sendiri kepada orang yang baru dikenal?
- Seberapa besar rasa hormat terhadap orang lain?
- Seberapa besar menghargai diri sendiri?
- Apakah merasa aman bahwa diri sendiri juga layak menerima rasa hormat dan pertimbangan dari orang lain?
- Seberapa besar respon yang diberikan kepada orang lain ketika orang tersebut merespon dengan sangat positif?
- Ketika sedang merenung, apakah isi pikiran itu positif atau negatif?
Manfaat self worth yang positif
Orang-orang dengan self worth yang tinggi tentu percaya bahwa mereka akan baik-baik saja serta mampu menghadapi situasi apa pun.
Meski menyadari masih terdapat banyak kekurangan, tetapi tetap fokus serta meyakini kelebihan yang dimiliki.
Intinya, tidak takut mengejar peluang dan yakin terhadap kemampuan untuk menyampaikan apa yang akan terjadi.
