Skip to content
INOVATIF, PROFESIONAL DAN BERKEPRIBADIAN
Keuangan UMA
Call Support 0852-7039-1713
Email Support [email protected]
Location Jl. Kolam No. 1 Medan Estate
  • Beranda
  • Tentang
    • Profil
    • Visi dan Misi
    • Fungsi & Tujuan
    • Struktur Organisasi
    • Program Kerja
  • Berita
  • Pengumuman
  • Kerjasama
  • Sarana
    • Prasarana
      • Laboratorium
      • Kebun Percobaan
      • Hall Uma
      • Asrama Kampus
      • Sarana Olahraga
      • Masjid Kampus
      • Foodcourt Kampus
      • Lokasi Parkir
      • Taman Hutan Raya (Tahura)
  • Layanan & Informasi
    • Artikel
    • Aplikasi
      • SUSITAO
      • SITORI
    • Cara Melihat Billing Statement
    • Cara Pembayaran Virtual Account
    • Helpdesk

Peran Hormon Pertumbuhan (Growth Hormone) dalam Metabolisme dan Penuaan

Home > Artikel > Peran Hormon Pertumbuhan (Growth Hormone) dalam Metabolisme dan Penuaan

Peran Hormon Pertumbuhan (Growth Hormone) dalam Metabolisme dan Penuaan

Posted on 20 December 202520 December 2025 by mauliyani
0

Hormon pertumbuhan atau Growth Hormone (GH) adalah hormon peptida yang diproduksi oleh kelenjar hipofisis anterior dan berperan penting dalam pertumbuhan, perkembangan, serta pengaturan metabolisme tubuh. Hormon ini dilepaskan secara pulsatif, terutama saat tidur malam, dan bekerja secara langsung maupun tidak langsung melalui mediator seperti Insulin-like Growth Factor-1 (IGF-1). Sepanjang kehidupan manusia, kadar hormon pertumbuhan mengalami perubahan yang signifikan dan berhubungan erat dengan proses metabolisme serta penuaan.

Dalam metabolisme, hormon pertumbuhan memiliki fungsi utama sebagai hormon anabolik. GH meningkatkan sintesis protein dengan cara merangsang penyerapan asam amino ke dalam sel dan menghambat pemecahan protein. Hal ini sangat penting dalam pembentukan dan pemeliharaan massa otot. Selain itu, hormon pertumbuhan juga berperan dalam metabolisme lemak dengan merangsang lipolisis, yaitu pemecahan trigliserida menjadi asam lemak bebas yang dapat digunakan sebagai sumber energi. Dengan demikian, GH membantu mengurangi penumpukan lemak tubuh, khususnya lemak visceral.

Hormon pertumbuhan juga memengaruhi metabolisme karbohidrat. GH memiliki efek antagonis terhadap insulin, yaitu mengurangi sensitivitas jaringan terhadap insulin dan meningkatkan kadar glukosa darah. Efek ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan energi yang cukup, terutama selama periode puasa atau aktivitas fisik. Namun, apabila kadar GH terlalu tinggi dalam jangka panjang, kondisi ini dapat meningkatkan risiko gangguan toleransi glukosa.

Seiring bertambahnya usia, produksi hormon pertumbuhan mengalami penurunan yang dikenal sebagai somatopause. Penurunan ini mulai terlihat sejak usia dewasa awal dan terus berlanjut hingga usia lanjut. Berkurangnya kadar GH berkontribusi terhadap berbagai perubahan fisiologis yang berkaitan dengan penuaan, seperti penurunan massa otot (sarkopenia), peningkatan lemak tubuh, penurunan kepadatan tulang, serta menurunnya energi dan daya tahan fisik. Selain itu, penurunan GH juga dikaitkan dengan melambatnya regenerasi sel dan menurunnya fungsi sistem imun.

Hubungan antara hormon pertumbuhan dan penuaan menimbulkan ketertarikan dalam dunia medis dan ilmiah, terutama terkait potensi terapi hormon pertumbuhan pada usia lanjut. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pemberian GH dapat memperbaiki komposisi tubuh dan meningkatkan kualitas hidup. Namun, penggunaan hormon pertumbuhan sebagai terapi anti-penuaan masih menjadi perdebatan karena adanya potensi efek samping, seperti resistensi insulin, edema, dan risiko gangguan metabolik lainnya.

Kesimpulannya, hormon pertumbuhan memiliki peran yang sangat penting dalam pengaturan metabolisme protein, lemak, dan karbohidrat serta berkontribusi besar terhadap proses pertumbuhan dan pemeliharaan jaringan tubuh. Penurunan hormon pertumbuhan merupakan bagian alami dari proses penuaan dan berperan dalam perubahan fisik serta metabolik pada usia lanjut. Oleh karena itu, pemahaman mengenai fungsi dan regulasi hormon pertumbuhan sangat penting dalam upaya menjaga kesehatan metabolik dan kualitas hidup sepanjang usia.

Pencarian

Berita
Mahasiswa Biologi UMA Raih Beasiswa Nasional Bidang Konservasi
Program Studi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Medan Area (UMA) kembali menorehkan prestasi melalui keberhasilan dua mahasiswanya menjadi...
Fakultas Hukum UMA Gelar Penyuluhan Anti-Narkotika dan Penguatan Ketahanan Diri Remaja di SMP Talitakum Medan
Fakultas Hukum Universitas Medan Area (FH UMA) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Penyuluhan Anti-Narkotika dan Ketahanan Diri Remaja”...
Tingkatkan Kualitas Akademik dan Budaya Riset, FAI UMA Hadirkan Dosen Tamu dari Universitas Terbuka
Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Medan Area (UMA) melalui Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan...
Wisuda Periode I Tahun 2026, Rektor UMA: Dunia Kerja Menilai Kemampuan Beradaptasi dan Kontribusi
Universitas Medan Area (UMA) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global melalui...

Lokasi Bagian Keuangan Universitas Medan Area

Kampus I
Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223
Telepon : (061) 7360168
Call Center : 0811-6013-888
Kampus II
Jalan Sei Serayu No. 70 A / Jalan Setia Budi No. 79 B, Medan 20112
Telepon : (061) 42402994
© 2026 - Keuangan Universitas Medan Area