Universitas Medan Area (UMA) menyelenggarakan diskusi akademik bersama Konsulat Jenderal Malaysia di Medan yang berlangsung di Aula Rektorat UMA pada Selasa, 25 Maret 2025. Kegiatan ini mengangkat tema “Malaysia’s Chairmanship of ASEAN 2025: Rethinking ASEAN.”
Acara dibuka dengan sambutan dari Rektor UMA, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc., menyampaikan rasa bangga atas kehadiran perwakilan dari Malaysia untuk membahas berbagai program ASEAN yang akan datang.
“Saya sangat senang dengan kedatangan tamu kita dari Malaysia yang akan berdiskusi mengenai berbagai kegiatan ASEAN, khususnya yang akan berlangsung di Malaysia. Semoga para dosen dan mahasiswa dapat turut serta dan memahami lebih dalam tentang kerja sama antar negara ASEAN,” ujar Prof. Dadan.

Konsul Jenderal Malaysia, Shahril Nizam Abdul Malek, menyampaikan pandangannya terkait penunjukan Malaysia sebagai Ketua ASEAN 2025. Ia menjelaskan bahwa tema rethinking ASEAN bertujuan untuk mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap keberadaan dan peran ASEAN.
“Saya menggunakan istilah ‘memikirkan kembali ASEAN’ karena saya melihat masih banyak masyarakat yang belum benar-benar memahami apa itu ASEAN. Diskusi ini diharapkan dapat memperluas wawasan publik dan meningkatkan kesadaran kolektif mengenai kontribusi masyarakat terhadap ASEAN dan sebaliknya,” jelasnya.

