Robot semakin marak digunakan dalam proses bisnis industri secara global. Pasalnya, robot bisa menjadi solusi yang efektif dalam mencapai produktivitas industri yang lebih tinggi. Selain itu, penggunaan robot bisa mengatasi kurangnya sumber daya manusia (SDM) terampil.
Berdasarkan data Federasi Robotika Internasional (IFR), instalasi robot industri telah mencapai 517.000 unit sepanjang 2021. Jumlah tersebut meningkat 31,22% dibandingkan pada tahun sebelumnya yang sebanyak 394.000 unit.
Melihat trennya, instalasi robot di industri cenderung meningkat selama satu dekade terakhir. Bahkan, jumlahnya mencapai rekor tertinggi pada tahun lalu. Lebih lanjut, pemasangan robot pada 2021 paling banyak di industri elektronik, yakni 137.000 unit. Setelahnya ada industri otomotif dan logam serta mesin dengan instalasi robot masing-masing sebesar 119.000 unit dan 64.000 unit.
Ada pula 24.000 robot yang terpasang di industri plastik dan produk kimia. Di industri makanan dan bidang lainnya, jumlah robot yang terpasang sebanyak 15.000 unit dan 52.000 unit. Adapun, 170.000 robot terpasang di industri yang tidak ditentukan jenisnya. Lebih lanjut, pemasangan robot paling banyak untuk penanganan (handling), yakni 230.000 unit.
Penggunaan robot untuk pengelasan (welding) dan perakitan (assembling) masing-masing sebanyak 96.000 unit dan 62.000 unit. Pengaplikasian robot untuk bidang pembersihan (cleanroom) dan pengeluaran (dispensing) masing-masing sebanyak 32.000 unit dan 11.000 unit. Sedangkan, penggunaan robot di bidang pemrosesan (processing) sebanyak 7.000 unit.
